Selasa, 24 Mei 2011

Secuil Taubat

Ketika hati perlahan mencari-Mu
Tak nampak dalam pandangan selain seringai iblis menyeruak kalbu
Hingga sebentuk hidayah kan mengalir dalam nadi
Mata ini akan benar-benar terbuka oleh hitamnya duniawi
Adakah malaikatku akan tetap bersanding
Menemani di setiap langkah yang perlahan menjauhi ridha-Mu
Meski terkadang hati dirambati rasa sesal oleh pelukan dosa
Namun sekejap akan terlena oleh gemerlap indah semu dunia
Miskin hidup ini
Kian terpuruk oleh miskin akidah yang telah di dapati
Enggan hati ini merengkuh sebentuk embun dalam dzikir
Enggan pula mata terjaga oleh damainya bersujud dalam sajadah-Mu
Buta hati ini
Oleh kebenaran yang telah Engkau gambarkan di dalam rangkaian cerita
Kian samar oleh aroma kenikmatan sementara
Kian terbuyar oleh gemerlap istana iblis yang menyilaukan mata
Adakah taubat akan tersisa
Di penghujung nafas, kala surga dan neraka benar-benar kau tampakkan pada hamba
Di antara berjuta sakit yang menghujam
Di antara tuntunan kalimah tauhid untuk bekal terakhir hamba…..
Astagfirullah...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar